Dzikir-dzikir puasa. Puasa adalah ibadah agung yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik hati agar semakin dekat kepada Allah ﷻ. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan saat berpuasa adalah memperbanyak dzikir, yaitu mengingat Allah dengan lisan dan hati.
Dzikir adalah ibadah yang harus berdasarkan dalil yang shahih dari Al-Qur’an dan Sunnah. Karena itu, penting bagi seorang Muslim untuk mengetahui dzikir-dzikir yang benar agar amalan puasa semakin sesuai dengan tuntunan Nabi ﷺ.
Pada kali ini kita akan mengenal doa melihat hilal dan doa berbuka puasa.
Melihat hilal (bulan sabit awal bulan) adalah momen penting dalam Islam, terutama untuk penentuan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah. Dalam beberapa riwayat, Nabi ﷺ mengajarkan doa khusus ketika melihat hilal.
Berikut doa-doa tersebut beserta sumber riwayatnya.

Foto by:pixbay
1) Doa Nabi ﷺ Ketika Melihat Hilal (Riwayat Thalhah bin ‘Ubaidillah)
Telah diriwayatkan di dalam Musnad ad-Darimi dan Jaami’ at-Tirmidzi dari Thalhah bin ‘Ubaidillah, bahwa Nabi ﷺ jika melihat hilal, beliau mengucapkan:
“اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ،
رَبِّي وَرَبُّكَ الله “
Artinya:
“Ya Allah, tampakkanlah hilal kepada kami dengan membawa kesejahteraan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Rabb-ku dan Rabb-mu adalah Allah.”¹
At-Tirmidzi mengatakan: “Hadits (ini) hasan.”
Baca juga Hadis Tentang Puasa
2) Doa Nabi ﷺ Ketika Melihat Hilal (Riwayat Ibnu ‘Umar)
Telah meriwayatkan di dalam Musnad ad-Darimi dari Ibnu ‘Umar, ia berkata:
“Rasulullah ﷺ jika melihat hilal, beliau mengucapkan:
اللهُ أَكْبَرُ، اللهُمَّ أَهلَّهُ بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ
وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ
Artinya:
“Allah Mahabesar. Ya Allah, tampakkanlah hilal kepada kami dengan membawa rasa aman, keimanan, keselamatan, dan keislaman serta taufiq kepada apa yang Engkau sukai dan ridhai. Rabb kami dan Rabb-mu adalah Allah.”
3) Doa Nabi ﷺ Ketika Berbuka Puasa
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dan Sunan an-Nasa-i, dari Ibnu ‘Umar, ia berkata:
“Nabi ﷺ jika berbuka puasa, beliau mengucapkan:
ذَهَبَ الظُّمَأُ، وَابْتَلت الْعُرُوْقَ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ
شَاءَ اللهُ تَعَالَى.
Catatan Derajat Hadits
Shahiih Kitaab al-Adzkaar wa Dha’iifubu, Syaikh Salim al-Hilali no. 152. Hadits ini dha’if.
Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 3668-Tuhfah), Ibnu Majah (no. 1752), Ibnu Khuzaimah (no. 1901), Ahmad (II/304-305, 445 dan 477), Ibnu Hibban (2407 dan 2408), melalui jalan Sa’ad Abu Mujahid dari Abu Madlah, dari Abu Hurairah.
At-Tirmidzi mengatakan:
“Hadits ini hasan… dan Abu Madlah adalah maula Ummul Mukminin, ‘Aisyah.”
Referensi
Al-Hilali, Salim bin ‘Ied. Kitab al-Adzkar. Jilid 1, hlm. 593–599. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2004.
