Bahaya Sifat Dengki.Pernahkah kita merasa tidak senang melihat orang lain mendapatkan nikmat, keberhasilan, atau kebahagiaan? Perasaan itulah yang dapat menjadi awal munculnya sifat dengki. Islam mengajarkan umatnya untuk menjauhi penyakit hati ini karena dengki bukan hanya merusak hubungan dengan sesama manusia, tetapi juga menggerogoti ketenangan hati dan mengurangi rasa syukur kepada Allah Ta’ala.
Al-hasad (dengki) adalah keinginan agar nikmat yang dimiliki orang lain hilang darinya, baik nikmat dalam urusan agama maupun urusan dunia.
Allah Ta’ala berfirman:
أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
“Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah Allah berikan kepadanya?” (QS. An-Nisa’: 54)
Dalam ayat ini, Allah Ta’ala mengecam kaum Yahudi yang mendengki umat Islam atas berbagai nikmat yang telah Allah anugerahkan kepada mereka, baik nikmat lahir maupun batin. Di antara nikmat terbesar tersebut adalah diutusnya seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri yang bertugas membersihkan jiwa, mengajarkan Al-Qur’an, serta memberikan hikmah kepada mereka.
Rasa dengki merupakan penyakit hati yang sangat berbahaya. Dengki dapat merusak hubungan persaudaraan, menimbulkan kebencian, dan menghalangi seseorang untuk bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepadanya.

Foto by:pixbay
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
«لاَ تَحَاسَدُوا، وَلاَ تَنَاجَشُوا، وَلاَ تَبَاغَضُوا، وَلاَ تَدَابَرُوا، وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لاَ يَظْلِمُهُ، وَلاَ يَخْذُلُهُ، وَلاَ يَكْذِبُهُ، وَلاَ يَحْقِرُهُ. التَّقْوَى هَاهُنَا -وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ- بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ. كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ: دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ»
“Janganlah kalian saling hasad (mendengki), janganlah saling tanajusy (menyakiti dalam jual beli), janganlah saling membenci, janganlah saling membelakangi (mendiamkan), dan janganlah menjual di atas jualan saudaranya. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Karena itu, ia tidak boleh menzaliminya, tidak boleh menelantarkannya, tidak boleh mendustainya, dan tidak boleh merendahkannya. Takwa itu ada di sini—beliau menunjuk ke dadanya tiga kali. Cukuplah seseorang dianggap berbuat keburukan apabila ia meremehkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.”
(HR. Muslim no. 2564)
Hadis ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga persaudaraan di antara kaum muslimin. Salah satu hal yang dapat merusak persaudaraan tersebut adalah sifat dengki. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang umatnya untuk saling mendengki, membenci, merendahkan, dan menyakiti sesama muslim.
Seorang mukmin hendaknya merasa senang ketika melihat saudaranya memperoleh nikmat dari Allah. Ia menyadari bahwa semua karunia berasal dari Allah Ta’ala dan Allah berhak memberikan keutamaan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Sikap yang benar bukanlah berharap nikmat itu hilang dari orang lain, melainkan bersyukur atas nikmat yang dimiliki dan memohon kepada Allah agar diberikan kebaikan yang sama atau bahkan lebih baik.
Dengan membersihkan hati dari sifat dengki, seorang muslim akan hidup lebih tenang, lapang dada, serta mampu menjaga ukhuwah dan kasih sayang di tengah masyarakat. Dengki hanya akan mendatangkan kegelisahan bagi pelakunya, sedangkan hati yang bersih akan membawa kebahagiaan dan keberkahan dalam kehidupan.
Baca juga Larangan Menyakiti Sesama
Pelajaran yang Dapat Diambil
- Dengki adalah penyakit hati yang tercela dan dilarang dalam Islam.
- Semua nikmat yang dimiliki manusia merupakan karunia Allah Ta’ala.
- Dengki dapat merusak persaudaraan dan menimbulkan permusuhan.
- Seorang muslim diperintahkan untuk mencintai kebaikan bagi saudaranya.
- Takwa yang berada dalam hati akan mendorong seseorang menjauhi sifat dengki.
- Kehormatan, harta, dan darah seorang muslim wajib dijaga dan dihormati.
- Hati yang bersih dari dengki akan melahirkan ketenangan, kebahagiaan, dan rasa syukur kepada Allah.
Referensi
- Al-Qur’an Al-Karim, Surah An-Nisa’ ayat 54.
- Muslim bin Al-Hajjaj. Shahih Muslim, Kitab Al-Birr wash-Shilah wal-Adab, hadis no. 2564.
- Al-Hilali, Salim bin ‘Ied. Syarah Riyadhush Shalihin Jilid 5. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2007.
- Rumaysho: Sebab Hasad (Dengki) dan Cara Menghadapi Orang yang Hasad
