Didik Anak Anti Bullying

Didik Anak Anti Bullying

Parenting Islami Mencegah Perundungan di Sekolah

Kasus perundungan di sekolah kini makin marak terjadi, baik di kota besar maupun daerah. Data KPAI (2023) mencatat, sekitar 26,9% kasus kekerasan anak di sekolah adalah bentuk bullying. Angka ini tentu memprihatinkan dan menjadi alarm bagi para orang tua.

Sebagai muslimah dan orang tua, kita memiliki peran penting dalam mendidik anak agar tidak menjadi pelaku maupun korban perundungan. Menanamkan akhlak mulia, empati, dan kasih sayang sejak dini adalah bagian dari tanggung jawab iman yang tak boleh diabaik

Apa Itu Perundungan? 

Secara psikologis, perundungan (bullying) adalah perilaku menyakiti orang lain secara fisik, verbal, atau sosial yang dilakukan berulang dan disengaja. Dalam Islam, perundungan termasuk perbuatan zalim, yakni melampaui batas dan menyakiti sesama.

Allah Ta’ala berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-Hujurat: 11)

Ayat ini mengajarkan agar setiap muslim menjaga lisan dan sikap terhadap sesama. Islam melarang keras segala bentuk ejekan, hinaan, atau pelecehan, karena semuanya bisa melukai hati seorang mukmin.

Baca juga 2 Cara Nabi ﷺ Mendidik Anak


 Dampak Perundungan bagi Anak

Perundungan bukan hal sepele. Dampaknya bisa sangat serius, baik secara emosional, sosial, maupun spiritual. Anak yang menjadi korban bisa kehilangan rasa percaya diri, menarik diri dari pergaulan, bahkan mengalami depresi.

Menurut psikolog anak, Anna Surti Ariani, M.Psi., perundungan yang tidak tertangani dapat meninggalkan luka batin jangka panjang dan memengaruhi cara anak berinteraksi di masa depan.

Lebih dari itu, anak yang terbiasa mem-bully bisa tumbuh menjadi pribadi yang kasar, egois, dan tidak peka terhadap perasaan orang lain — jauh dari karakter seorang muslim yang berakhlak mulia.


Tanggung Jawab Orang Tua Muslim dalam Mendidik Anak

Sebagai orang tua muslim, mendidik anak agar berakhlak baik bukan hanya soal adab sosial, tapi juga ibadah dan bentuk ketaatan kepada Allah. Rasulullah ﷺ bersabda:

ما نحل والد ولده أفضل من أدب حسن

“Tidak ada pemberian orang tua kepada anaknya yang lebih utama daripada pendidikan yang baik.”
(HR. Al Hakim: 7679)

Dengan pendidikan akhlak yang kuat, anak akan tumbuh memiliki empati, tahu batas dalam bercanda, dan menghormati teman-temannya.

Foto by: pixbay


Cara Efektif Mendidik Anak agar Anti-Perundungan

Berikut beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan di rumah:

 a. Bangun Komunikasi Hangat

Dengarkan cerita anak tanpa menghakimi. Anak yang merasa didengar akan lebih terbuka menceritakan masalah di sekolah.

 b. Tanamkan Nilai Empati

Ajarkan anak untuk memahami perasaan orang lain. Bisa melalui Sirah Nabawiyyah, Sirah Shahabah dan kisah – kisah tauladan mulia dari para salaf, tontonan edukatif, atau permainan peran sederhana.

 c. Jadilah Teladan

Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Hindari berkata kasar di rumah, meski dalam bercanda. Sikap lembut orang tua adalah pelajaran akhlak terbaik.

 d. Ajarkan Cara Menolak dengan Santun

Latih anak untuk berkata “tidak” dengan sopan ketika diajak melakukan hal yang salah atau menyakiti teman.

 e. Perkuat Iman dan Doa

Tanamkan bahwa Allah Maha Melihat setiap perbuatan, dan mengajarkan sabar serta kasih sayang sebagai kekuatan sejati.


 Hadis tentang Larangan Menyakiti Orang Lain

Selain QS. Al-Hujurat ayat 11, Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Ia tidak boleh menzalimi dan tidak boleh membiarkannya disakiti.”
(HR. Muslim no. 2564)

Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa Islam menolak segala bentuk perundungan, baik fisik maupun verbal. Setiap muslimah dan keluarga muslim hendaknya menjadi contoh kasih sayang dan pelindung bagi sesama.


Penutup

Mengajarkan anak untuk tidak membully bukan hanya soal etika sosial, tapi juga bagian dari ibadah dan pendidikan iman. Ketika anak belajar untuk menghormati, menyayangi, dan melindungi sesama, maka ia sedang meneladani akhlak Rasulullah ﷺ.

Mari kita jadikan rumah sebagai madrasah akhlak, tempat anak belajar bahwa kebaikan itu mulia dan kasih

Referensi 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023, Juni 20). KPAI tekankan deteksi dini dan respons cepat kasus perundungan. Republika Online. https://www.republika.co.id

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2022, Desember 10). Data kasus bullying makin meningkat: 226 kasus di tahun 2022. Warta Banjar. https://wartabanjar.com

Kompas.com. (2023, April 15). Marak bullying di dunia pendidikan, apa peran sekolah dan orang tua? Kompas Nasional. https://nasional.kompas.com

Muslim.or.id. (n.d.). Pendidikan anak, tanggung jawab siapa? Diakses pada 18 Oktober 2025, dari https://muslim.or.id/20835-pendidikan-anak-tanggung-jawab-siapa.html

TafsirWeb. (n.d.). Surat Al-Hujurāt ayat 11 – Tafsir Ibnu Katsir. Diakses pada 18 Oktober 2025, dari https://tafsirweb.com/9781-surat-al-hujurat-ayat-11.html